Selasa, 06 November 2018

#SIP DATABASE

Diposting oleh Nanda Choiru Nisaa di 10.36

DATABASE

Related image
Techopedia.com
Database (basis data) adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer yang dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi berupa tipe data, struktur data dan juga batasan-batasan pada data yang akan disimpan.
Database merupakan aspek yang sangat penting dalam sistem informasi karena berfungsi sebagai gudang penyimpanan data yang akan diolah lebih lanjut. Basis data menjadi penting karena dapat mengorganisasi data, menghidari duplikasi data, menghindari hubungan antar data yang tidak jelas dan juga update yang rumit.



SEJARAH DATABASE
Tahun 1960
Dari awal penggunaan komputer, penyimpanan dan manipulasi data merupakan fokus utama aplikasi. Pada awal tahun 1960, Charles Bachman diperusahaan General Electric mendesain generasi pertama DBMS yang disebut Penyimpanan Data Terintegrasi (Integrated Data Store). Dasar untuk model data jaringan dibentuk lalu distandardisasi oleh Conference on Data System Language (CODASYL). Kemudian, Bachman menerima ACM Turing Award (Penghargaan semacam nobel pada ilmu komputer) di tahun 1973.
Pada akhir tahun 1960-an, IBM mengembangkan system manajemen informasi (Information Manajemen System) DBMS. IMS dibentuk dari representasi data pada kerangka kerja yang disebut model data hierarki. Dalam waktu yang sama, hasil kerja sama antara IBM dengan perusahaan penerbangan Amerika mengembangkan system SABRE. System SABRE memungkinkan user mengakses data yang sama pada jaringan komputer.
Tahun 1970
Pada tahun 1970, Edgar Codd di laboratorium penelitian di San Jose mengusulkan suatu representasi data baru yang disebut model data relational. Pada tahun 1980, model relasional menjadi paradigm DBMS paling dominan. Bahasa query SQL dikembangkan untuk basisdata relasional sebagai bagian proyek Sistem R dari IBM. SQL di standardisasi di akhir tahun 1980 dan SQL-92 diadopsi oleh American National Standards Institute (ANSI) dan International Standards Organization (ISO). Program yang digunakan untuk eksekusi bersamaan dalam basisdata disebut transaksi. User menulis programnya, dan bertanggung jawab menjalankan program secara bersamaan terhadap DBMS. Pada tahun 1999, James Gray memenangkan Turing award untuk kontribusinya pada manajemen transaksi dalam DBMS.
Tahun 1980
Pada akhir tahun 1980 dan permulaan tahun 1990, banyak bidang system basisdata dikembangkan. Penelitian dibidang basisdata meliputi bahasa query yang powerful, model data yang lengkap, dan penekanan pada dukungan analisis data yang kompleks semua bagian organisasi. Beberapa vendor (misalnya IBM, DB2, Oracle8, dan Informix UDS) memperluas sistemnya dengan kemampuan menyimpan tipe data baru misalnya image dan text serta kemampuan query yang kompleks. Sistem khusus dikembangkan banyak vendor untuk membuat data warehouse dan mengonsolidasi data beberapa basisdata.
Suatu fenomena menarik adalah munculnya enterprice resource planning (ERP) dan management resource planning (MRP), yang menambah lapisan substansial dari fitur berorientasi aplikasi pada DBMS utama. Paket yang digunakan secara luas meliputi Baan, Oracle, PeopleSoft, SAP, dan Siebel. Paket tersebut mengidentifikasi kumpulan tugas umum (misalnya manajemen inventori, perencanaan sumber daya manusia, dan analisis keuangan) yang dihadapi oleh sejumlah besar organisasi dan menyediakan lapisan aplikasi umum untuk melaksanakan tugas. Data disimpan dalam DBMS relasional. Kemudian, lapisan aplikasi dapat disesuaikan pada perusahaan berbeda sehingga biaya keseluruhan perusahaan menjadi lebih rendah disbanding biaya pembuatan lapisan aplikasi dari awal. Lebih jauh, DBMS memasuki dunia internet. Saat generasi pertama, web site menyimpan datanya secara ekskulisif dalam file system operasi. Pada saat ini, DBMS dapat digunakan untuk menyimpan data yang dapat diakese melalui web browser. Query dapat dibuat melalui form web dan format jawabannya dengan menggunakan markup language semisal HTML untuk mempermudah tampilan pada browser. Semua vendor basisdata menambah fitur ini untuk DBMS mereka. (Ramakrishnan and Gehrke, 2003).



KONSEP DATABASE


Image result for konsep database
javadanoracle.blogspot.com
Database merupakan kumpulan dari suatu data yang tersimpan dan saling berhubungan satu sama lain, tersimpan dalam suatu komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Penerapan database dalam suatu informasi disebut dengan datebase system.
Suatu data didefinisikan sebagai kumpulan data yang disatukan didalam suatu organisasi. Organisasi tersebut dikatakan sebagai company, yaitu database digunakan untuk menyimpan semua data yang diinginkan pada suatu lokasi tertentu, sehingga suatu data dalam organisasi tersebut dapat dieleminasi.
Data perlu disimpan di dalam database untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut, fungsinya adalah supaya dapat diorganisasikan sedemikian rupa sehingga membentuk informasi yang lebih berkualitas.



KELEBIHAN DAN KEKURANGAN DATABASE


a.       Kelebihan database:
  • Terkontrolnya kerangkapan data dan inkonsistensi
  • Terpeliharanya keselarasan data
  • Data dapat dipakai secara bersama-sama
  • Memudahkan penerapan standarisasi
  • Memudahkan penerapan batasan-batasan pengamanan.
  • Terpeliharanya intergritas data Terpeliharanya keseimbangan atas perbedaan kebutuhan data dari setiap aplikasi 
  • Program / data independent
b.      Kekurangan database:
  • Mahal dalam implementasinya
  • Rumit/kompleks
  • Penanganan proses recovery & backup sulit
  • Kerusakan pada sistem basis data dapat mempengaruhi departemen yang terkait  


PERANAN DATABASE DAN DATABASE MANAJEMEN SISTEM DALAM MEMECAHKAN MASALAH DI BIDANG PSIKOLOGI

Peranan database dan sistem manajemen database dalam memecahkan masalah dibidang psikologi adalah untuk menyimpan data-data yang bersifat rahasia milik klien. Seorang psikolog, konselor, atau terapis dapat memanfaatkan database agar data-data milik klien tersebut tetap terjaga kerahasiannya demi kode etik pada psikologi.
Selain itu, database dan sistem manejemen database dapat dimanfaatkan oleh para psikolog, konselor, dan terapis sebagai sarana yang lebih praktis dalam bentuk alat tes.


Referensi:
Ramakrishnan, R., Gehrke, J. (2003). Database management systems. USA: McGraw Hill
Kroenke, D. (2005). Database processing jilid 2. Jakarta: Erlangga.
http://konsepdasardatabase.blogspot.com/

0 komentar:

Posting Komentar

 

Nanda Choirunisaa Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos