DEFINISI SIM (SISTEM INFORMASI
MANAJEMEN) & SPK (SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN)
(SIM)
sistem informasi manejemen menurut Laudon dan Laudon (2008) adalah suatu susunan
komponen-komponen yang terintegrasi dan bekerja secara bersama-sama untuk
mengumpulkan, memproses, menyimpan dan menyebarkan informasi untuk mendukung
pengambilan keputusan, koordinasi, kontrol, analisis dan visualisasi dalam
sebuah organisasi.
Sedangkan
menurut Davis (2009), (SIM) sistem informasi manajemen adalah suatu sistem
operasional yang melaksanakan beraneka-ragam fungsi untuk menghasilkan keluaran
yang berguna bagi pelaksana operasi dan manajemen organisasi yang bersangkutan.
Marimin,
Tanjung, dan Prabowo (2005) menyatakan bahwa, sistem informasi manajemen adalah
sistem yang menyediakan informasi yang bertujuan untuk mendukung operasi
manajemen dan pengambilan keputusan dalam suatu organisasi.
Berdasarkan
definisi dari beberapa tokoh di atas dapat disimpulkan bahwa (SIM) sistem
informasi manajemen adalah sebuah sistem informasi yang menyediakan untuk
pelaporan yang berorientasi manajemen berdasarkan pemrosesannya dan operasi
organisasi/perusahaan untuk pengambilan keputusan.
 |
| kajianpustaka.com |
Menurut
Sutabri (2012), (SPK) sistem penunjang keputusan adalah suatu sistem informasi
untuk membantu menejer level menengah untuk memproses pengambilan. Keputusan
setengah struktur agar lebih efektif dengan menggunakan model-model analisis
dan data yang tersedia.
Serupa
dengan definisi dari Little (dalam Chung, 2018), sistem penunjang keputusan
adalah sekumpulan prosedur berbasis model untuk data pemrosesan dan penilaian
guna membantu para manajer untuk mengambil keputusan.
Simon
(2000), mendefinisikan (SPK) sistem penunjang keputusan sebagai bagian dari
Sistem Informasi berbasis kompter, termasuk sistem berbasis pengetahuan
(manajemen pengetahuan) yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan
dalam suatu organisasi atau sebuah perusahaan.
Berdasarkan
pengertian dari beberapa tokoh di atas dapat disimpulkan bahwa (SPK) sistem
penunjang keputusan adalah sekumpulan prosedur untuk data pemrosesan yang
berguna sebagai pendukung dalam pengambilan keputusan di suatu perusahaan atau
organisasi.
KONSEP SIM (SISTEM INFORMASI
MANAJEMEN) & SPK (SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN)
- Konsep Informasi
Informasi
menambahkan sesuatu pada penyajian yaitu sehubungan dengan waktu dan mutu.
- Konsep Manusia
sebagai Pengolah Informasi
Kemampuan
manusia sebagai pengolah informasi menentukan keterbatasan dalam sistem
informasi dan mengesankan dasar-dasar rancangan mereka.
- Konsep Sistem
Karena
sistem informas manajemen adalah sebuah sistem, maka konsep sistem perlu untuk
memahami dan merancang ancangan pada pengembangan sistem informasi.
- Konsep
Organisasi dan Manajemen
 |
| coret-coretanomdik wordpress.com |
Sistem
informasi berada di dalam sebuah organisasi dan dirancang untuk mendukung
fungsi manajemen. Informasi adalah penentu yang penting dalam bentuk
keorganisasian.
- Konsep
Pengambilan Keputusan
Rancangan
SIM bukan hanya harus mencerminkan anacangan rasional terhadap optimasi, tetapi
juga teori keperilakuan pengambilan keputusan dalam organisasi.
- Konsep Nilai
Informasi
Informasi
mengubah keputusan, perubahan dalam nilai hasil akan menentukan nilai
informasi. Sistem informasi dalam perusahaan juga merupakan sistem
terbuka, dimana terjadi arus sumber daya dengan lingkungannya. Dalam informasi,
data input diperoleh dari lingkungan, misalnya informasi kenaikan pajak yang
diumumkan pemerintah, dan perubahan kurs mata uang. Semua data dari luar
tersebut mengalir masuk ke dalam sistem.
Konsep
sistem pendukung keputusan pertamakali dikenalkan oleh Michael S. Scoott Morton
pada tahun 1970-an dengan istilah Management Decision System (Sprague,1982).
SPK dirancang untuk mendukung seluruh tahap pengambilan keputuan mulai dari
mengidenifikasi masalah, memilih data yang relevan, dan menentukan pendekatan
yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan, sampai mengevaluasi
pemilihan alternatif.
Sistem
Pendukung Keputusan (SPK) mulai dikembangkan pada tahun 1960-an, tetapi istilah
sistem pendukung keputusan itu sendiri baru muncul pada tahun 1971, yang
diciptakan oleh G. Anthony Gorry dan Micheal S.Scott Morton, keduanya adalah
profesor di MIT. Hal itu mereka lakukan dengan tujuan untuk menciptakan
kerangka kerja guna mengarahkan aplikasi komputer kepada pengambilan keputusan
manajemen.
KONSEP SIM (SISTEM INFORMASI MANAJEMEN) & SPK (SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN)
Model SIM
Sumber
informasi untuk pengambilan keputusan manajemen dapat diperoleh melalui
informasi eksternal dan informasi internal. Informasi internal dapat diperoleh
dari sistem informasi yang berupa hasil pengolahan data elektronik (PDE) atau
non-PDE.
Beberapa
model sistem informasi manajemen adalah sebagai berikut:
- Sistem
informasi akuntansi
- Sistem
informasi pemasaran
- Sistem
informasi manajemen persediaan
- Sistem
informasi personalia
- Sistem
informasi distribusi
- Sistem
informasi pembelian
- Sistem
informasi kekayaan
- Sistem
informasi analisis kredit
- Sistem
informasi penelitian dan pengembangan
- Sistem
informasi teknik
Model SPK
- Iconic
(Scale)
Replika fisik dari
sistem, biasanya dalam skala tertentu dari bentuk aslinya. GUI pada OOPL adalah
contoh dari model ini.
- Analog
Tak seperti sistem yang
sesungguhnya tetapi berlaku seperti itu. Lebih abstrak daripada model Iconic
dan merupakan representasi simbolis dari kenyataan. Contoh: bagan organisasi,
peta, bagan pasar modal, speedometer.
- Matematis
(Kuantitatif)
Kompleksitas hubungan dalam sistem
organisasi tak dapat direpesentasikan dengan Iconic atau Analog, karena kalau
pun bisa akan memakan waktu lama dan sulit. Analisis sistem penunjang keputusan
menggunakan perhitungan numerik yang dibantu dengan model matematis atau model
kuantitatif lainnya.
PERANAN
SIM DAN SPK DALAM MEMECAHKAN MASALAH DIBIDANG PSIKOLOGI
Dalam bidang psikologi, SIM dan SPK berperan untuk
pengambilan suatu keputusan. Keputusan tersebut yang nantinya akan berperan
pula dalam pemecahan masalah. Namun, sebelum pengambilan keputusan, dibutuhkan
rencana yang matang dan mengikuti proses yang sesuai.
Referensi:
Laudon, J. P., Laudon, K. C. (2008). Sistem informasi manajemen
edisi 10. Jakarta: Salemba Empat.
Chung. (2018). Sistem penunjang keputusan. Malang:
Bintang Seribu.
Marimin., Tanjung, H., & Prabowo, H. (2005). Sistem
informasi manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Grasindo.
Sutabri, T. (2012). Konsep sistem informasi. Yogyakarta:
Andi Offset.